Menyambut Perubahan Kurikulum 2025 yang berfokus pada pengembangan karakter dan kompetensi holistik, SMK PGRI Bojongmangu secara proaktif melakukan Penyesuaian Program pada Ekstrakurikuler Wajib yang telah ada. Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan kegiatan di luar kelas tidak hanya menjadi pengisi waktu luang, tetapi juga berperan langsung dalam meningkatkan soft skills dan keterampilan teknis yang sesuai dengan tuntutan industri terbaru.
Penyesuaian Program ini menekankan pada integrasi antara hard skills yang diperoleh di bengkel praktik dengan soft skills yang dikembangkan melalui Ekstrakurikuler Wajib. Contohnya, kelompok sinematografi kini diwajibkan bekerja sama dengan jurusan teknik mesin untuk mendokumentasikan proses perancangan produk, mengajarkan kolaborasi lintas-disiplin yang terstruktur.
Salah satu Ekstrakurikuler Wajib yang mengalami Penyesuaian Program signifikan adalah pelatihan kepemimpinan yang kini menggunakan format simulasi manajemen proyek dan problem-solving di bawah tekanan waktu. SMK PGRI Bojongmangu menyadari bahwa Perubahan Kurikulum 2025 menuntut lulusan yang mampu memimpin tim kecil dan mengambil keputusan cepat di lingkungan kerja yang serba dinamis dan menantang.
Selain itu, program pramuka yang merupakan Ekstrakurikuler Wajib kini ditransformasi menjadi wadah untuk pengembangan etika kerja, disiplin diri, dan kesadaran lingkungan yang mendalam. Keterampilan bertahan hidup dan kepedulian sosial yang diajarkan dirancang untuk membangun individu yang memiliki daya tahan mental dan tanggung jawab sosial yang tinggi.
SMK PGRI Bojongmangu melibatkan alumni yang sukses di industri untuk menjadi mentor dalam Ekstrakurikuler Wajib, memberikan wawasan praktis dan menjembatani gap antara sekolah dan dunia kerja. Keterlibatan mentor ini sangat vital untuk memastikan Penyesuaian Program tetap relevan dengan kebutuhan pasar yang terus berfluktuasi secara cepat.
Tujuan utama dari Penyesuaian Program ini adalah memastikan bahwa Perubahan Kurikulum 2025 benar-benar menciptakan lulusan yang utuh, seimbang antara kecerdasan teknis dan kematangan emosional. SMK PGRI Bojongmangu menjadikan Ekstrakurikuler Wajib sebagai laboratorium karakter yang sangat efektif.
Dengan demikian, SMK PGRI Bojongmangu membuktikan bahwa Perubahan Kurikulum 2025 tidak hanya mengubah isi pelajaran, tetapi juga metode pembentukan karakter siswa secara menyeluruh.